UPER Jadi Tuan Rumah FPPGI 2026, Bahas Penguatan Capstone Design Teknik Geofisika

Kebutuhan industri yang semakin kompleks menuntut lulusan Teknik Geofisika tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengintegrasikan ilmu dasar, teknologi, dan kemampuan memecahkan persoalan nyata. UNESCO melalui Engineering for Sustainable Development Report 2021 bahkan menekankan pentingnya transformasi pendidikan teknik agar mampu menghasilkan insinyur yang adaptif dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Pertamina dipercaya menjadi tuan rumah Forum Penyelenggara Pendidikan Geofisika Indonesia (FPPGI) 2026. Forum ini menghadirkan lokakarya bertajuk “Capstone Design dan Basic Science dalam Perspektif Akreditasi LAM untuk Geofisika”, yang membahas penyamaan persepsi mengenai implementasi Capstone Design sebagai bagian dari penguatan Outcome-Based Education (OBE).

Lokakarya berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026, di Auditorium Griya Legita Universitas Pertamina, dan diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi penyelenggara pendidikan Teknik Geofisika. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur, M.Sc., IPU, ASEAN Eng., Wakil Rektor I Universitas Trisakti sekaligus Asesor LAM Teknik, sebagai narasumber utama.

Dalam pendidikan teknik, Capstone Design berfungsi sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama masa studi ke dalam penyelesaian persoalan yang lebih komprehensif. Pendekatan ini menjadi semakin relevan bagi Teknik Geofisika yang memiliki karakter multidisiplin serta erat kaitannya dengan pemanfaatan teknologi dalam memahami persoalan kebumian.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta membahas berbagai aspek implementasi Capstone Design, mulai dari definisi dan konsep dasar, tujuan penyelenggaraan dalam mendukung OBE, penentuan bobot SKS, penempatan mata kuliah dalam struktur kurikulum, hingga model implementasi yang sesuai dengan karakteristik program studi dan kriteria akreditasi LAM Teknik.

Dr. Ir. Muhammad Burhannudinnur menegaskan pentingnya kesamaan persepsi antarpenyelenggara pendidikan agar implementasi Capstone Design berjalan sesuai tujuan pembelajaran dan kebutuhan pengembangan kompetensi lulusan. Menurutnya, lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi sekaligus menghasilkan lulusan Teknik Geofisika yang siap menjawab tantangan industri dan memenuhi standar akreditasi nasional maupun internasional.

Forum FPPGI 2026 menghasilkan dua capaian utama, yaitu kesepakatan bersama mengenai konsep Capstone Design pada Program Studi Teknik Geofisika, serta tersusunnya draft pedoman implementasi Capstone Design FPPGI. Kedua hasil ini menjadi pijakan penting bagi perguruan tinggi lain untuk menyusun implementasi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing institusi.

Bagi Universitas Pertamina, penyelenggaraan forum ini menjadi bagian dari peran aktif kampus dalam membangun ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarpenyelenggara pendidikan tinggi. Kehadiran forum di lingkungan kampus turut memperkuat posisi UPER sebagai ruang bertemunya gagasan dan praktik akademik untuk merespons perkembangan kebutuhan pendidikan teknik di Indonesia.

Melalui semangat UPER Berdampak, kontribusi ini diwujudkan lewat keterlibatan aktif dalam forum yang mendorong peningkatan mutu pendidikan Teknik Geofisika secara lebih luas, sekaligus mendukung SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 tentang kemitraan lintas institusi.

Tertarik menempuh pendidikan Teknik Geofisika dengan kurikulum yang terus disempurnakan mengikuti standar mutu nasional? Segera cek Pendaftaran Universitas Pertamina dan mulai langkahmu di dunia geosains dan energi.

 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.